Website Resmi UPTD SMPN 1 BAJUIN

Desa Tanjung Blok IIIA - Bajuin - Tanah Laut - Kalimantan Selatan

"Berilmu, Berakhlak Mulia, Berwawasan Lingkungan, dan Terampil Berlandaskan Iman & Takwa"

ANTARA NEGERI DAN SWASTA

Jum'at, 05 Januari 2018 ~ Oleh Admin ~ Dilihat 1071 Kali

Berita utama di halaman pertama koran Banjarmasin Post, Sabtu 3 Juni 2017, dengan judul “ Nilai UN  Hayati Ungguli Siswa Sekolah Favorit”, , dan sub judul “ SMP  Swasta dan Pinggiran Bikin Kejutan. Berdasarkan perolehan hasil UN SMP/MTs tahun 2017 ini, terjadi kejutan

Kita warga Banua patut bersyukur karena memiliki sekolah yang berpredikat unggul, seperti SMA Banua yang berada di jalan A.Yani Km. 17   Gambut .Sekolah ini diberi SMA Banua ini merupakan  sebuah sekolah Bilingual Boarding School yang pertama dibina oleh Dinas Pendidikan Provinsi  Kalimantan Selatan. Sekolah ini memiliki visi menjadi sekolah bertaraf internasional yang berkeunggulan dalam bidang iman dan taqwa (intaq), dan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Selanjutnya, menyusul SMA GIBS yang berada di jalan Anjir arah ke Kapuas, tepatnya di desa Sungai Lumbah Kabupaten Barito Kuala, sekitar 15 km dari Banjarmasin. Sekolah ini, juga mengusung semangat keunggulan seperti sekolah yang didirikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel tersebut. Kemudian di Tanah Laut, tepatnya di jl. A. Yani desa Panggung Kecamatan Pelaihari berdiri pula madrasah yang berbasis  boarding school yang bernama MAN Insan Cendikia atau MAN IC. Madrasah ini dibawah pembinaan Kementerian Agama RI.

Sekolah dan madrasah tersebut di atas,  merupakan lembaga pendidikan yang  menganut sistem pendidikan dimana peserta didiknya  berasrama, atau boarding school, sehingga segala kegiatan dan keperluan peserta didik dapat dilayani dan diawasi dengan baik. Dengan pola dan  lingkungan pendidikan yang sedemikian rupa, diharapkan dapat menghasilkan (output) yang unggul dan berprestasi. Sekolah dan madrasah tersebut  merupakan suatu terobosan yang yang patut menjadi contoh dan inspirasi, motivasi dan inisiatif pihak lain, khususnya bagi  pemerintah daerah kabupaten/kota di Kalsel  untuk mendirikan sekolah atau madrasah  unggulan di daerahnya masing-masing, baik jenjang sekolah dasar (SD/MI) ataupun menengah (SMP/MTs).

Menurt  para ahli pendidikan , ada  tiga tipe atau model dalam istilah sekolah unggulan. Pertama. Sekolah yang menerima dan menyeleksi secara ketat peserta didikyang masuk dengan kriteria memiliki prestasi akademik yang tinggi.  Meskipun proses belajar-mengajar sekolah tersebut tidak luar biasa bahkan cenderung ortodok, namun dipastikan karena memilih  masukan (input) yang unggul, keluaran ( output )  yang dihasilkan juga unggul.

Pada tipe sekolah ini, tidak  terlalu diperlukan upaya dan campur tangan pendidik dalam melaksanakan proses pembelajaran. Hal ini dapat terjadi karena peserta didik telah memiliki prestasi akademik yang sudah di atas rata-rata atau unggul. Hal tersebut telah disaring atau diseleksi dari sejak awal,  untuk masuk ke sekolah tipe ini adalah para peserta didik yang memang sudah unggul dan berprestasi tinggi dalam bidang akademik, baik berdasarkan nilai rapor maupun tes masuk sekolah tersebut. Jadi, dapat dikatakan bahwa proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru tidak secara signifikan memberikan sumbangan terhadap prestasi belajar peserta didiknya. Kehadiran pendidik tidak secara dominan memberikan sumbangan  dalam peningkatan prestasi akademik karena memang peserta didiknya sudah memiliki prestasi akademik yang tinggi.

Kedua.  Sekolah yang menyediakan dan memberikan fasilitas dan pelayanan yang relatif mewah dan bahkan berstandar internasional. Berbagai sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran dan lingkungan sekolah serba mewah. Sekolah seperti menawarkan fasilitas, sarana, prasarana, dan lingkungan sekolah yang bernuansa internasional. Dengan fasilitas dan sarana prasarana sekolah yang mewah tersebut tentunya dibayar oleh orangtua/wali peserta didiknya dengan biaya yang mahal pula.

Sekolah tidak terlalu mempersoalkan tingkat prestasi akademik para peserta didiknya, karena prestasi akademik  bukan menjadi patokan dan acuannya. Sekolah seperti pada umumnya mengandalkan  beberapa “jurus” pola belajar dengan membawa pendekatan teori tertentu sebagai daya tariknya. Sehingga keluaran (output) yang dihasilkan dapat sesuai dengan apa yang dijanjikannya. Keunggulan sekolah ini terletak pada sarana dan prasarana pembelajaran yang modern serta dengan metode dan model pembelajaran tertentu. Sarana dan prasarana pembelajaran sekolah tipe ini, lebih lengkap dan canggih dengan standar tertentu dan bertaraf internasional. Peserta didik di sekolah ini tingkat prestasi akademiknya beragam atau bersifat hetorogen.

Dengan mengandalkan pada keunggulan sarana dan prasarana sekolah dan pembelajaran serta dengan teori dan model atau metode pembelajaran tertentu yang menjadi karakter sekolah ini, diyakini dapat menghasilkan peserta didik yang berprestasi terbaik, meskipun pada awalnya prestasinya tidak sama  atau beragam.

Ketiga. Tipe sekolah yang ketiga ini menfokuskan keunggulannya pada iklim belajar dan proses pembelajaranya. Pada  tipe sekolah ini, peran dan fungsi pendidik lebih dominan dan penting bagi perkembangan dan peningkatan prestasi akademik peserta didik. Pendidik,  mengambil peran yang sesuai dengan fungsi sebagai orang yang mampu mengaplikasikan pendidikan secara utuh dan menyeluruh dalam proses pendidikan, atau dapat disebut juga sebagai guru yang profesional.

Suasana dan iklim belajar di sekolah tipe ini harus terkendali dan kondusif, agar mampu memberikan dampak positif bagi peserta didik dalam belajar dan beraktivitas, sehingga segala kemampuan, potensi, dan bakat peserta didik dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Dengan suasana dan iklim pembelajaran dan sekolah yang kondusif inilah, kemudian mampu memciptakan iklim belajar yang berpengaruh positif bagi peserta didik mengembangkan prestasi dirinya, baik prestasi akademik maupun non akademik..

Iklim belajar diciptakan oleh pendidik  yang benar-benar mengerti dan paham akan peserta didik yang dibimbingnya, mengerti kelemahan dan kekuatan yang ada di setiap diri peserta didiknya, sehingga  pendidik mampu menciptakan suasana dan kondisi proses pembelajaran yang positif bagi semua peserta didik di kelasnya.

Sekali lagi,  kita patut bersyukur dan terima kasih kepada pihak-pihak yang sangat peduli dengan dunia pendidikan di banua tercinta ini,  untuk mendirikan sekolah unggulan sehingga kita merasa bangga, karena kita tidak tertinggal jauh dengan daerah-daerah lain yang telah lebih dulu mendirikan sekolah atau madrasah serupa. Kata orang bijak, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Melalui dunia pendidikan inilah, diharapkan dapat menggapai impian dan cita-cita untuk membangun Banua yang lebih maju dan sejahtera lahir dan bathin yang diridhoi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.Semoga.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

    Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Alhamdulilahi rabbil alamin, puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT. Tuhan Yang Maha Esa,…

Selengkapnya

JAJAK PENDAPAT

Bagaimana menurut anda pelayanan di UPTD SMP Negeri 1 Bajuin?

LIHAT HASIL

Statistik Pengunjung