DAMPAK POSITIF BERGABUNG DENGAN BLOG IGI
Selama bergabung dan aktif mengirim tulisan atau artikel ke blog IGI, penulis merasakan begitu banyak dampak positifnya bagi diri penulis, terutama bagi peningkatan kemampuan menulis itu sendiri. Penulis mengikuti dan membaca bebarapa artikel penulis lain yang ada masuk di blog IGI, terutama penulis yang berada dalam 10 (sepuluh) penulis terpopuler. Penulis ingin melihat, membaca,dan tentunya juga belajar dari tulisan artikel mereka, sehingga dapat terus memperbaiki mutu tulisan penulis.
Banyak manfaatnya ketika kita membaca dan memperhatikan tulisan atau artikel penulis lain yang ada di blog IGI, baik itu gaya penulisan, gaya bahasa yang dipakai, kosakata, dan sebagainya. Melalui membaca tulisan tersebut kita dapat memahami dan menyadari akan kemampuan menulis kita, belajar dari tulisan yang baik atau bermutu, atau sebaliknya. Apa pun mutu tulisan yang kita baca tersebut tentu ada pelajaran yang dapat kita petik untuk perbaikan dan peningkatan mutu tulisan kita dimasa mendatang.
Kemudian, dari sisi ‘populeritas’ diri, penulis merasakan sendiri bagaimana perubahan positifnya sekarang setelah bergabung dan mengirim banyak tulisan ke blog IGI. Mungkin kalau tidak bergabung dan mengirim banyak tulisan atau artikel ke blog IGI, penulis tidak dikenal banyak orang atau publik, khususnya warganet alias dunia maya melalui blog IGI yang dapat diakses dan dilihat seluruh Indonesia. Meskipun sisi popularitas ini bukan tujuan utama penulis, tetapi itu merupakan dampak positif yang harus disikapi dengan terus berkarya untuk menghasilkan banyak tulisan lagi, atau prinsifnya tiada hari tanpa menulis, menulis, dan menulis.
Secara finansial memang tidak penulis rasakan dampaknya secara langsung, karena tulisan atau artikel kita yang masuk blog IGI tidak dibayar seperti ketika penulis mengirim tulisan atau artikel dan terbit pada koran atau media massa cetak yang terkenal di Kalimantan Selatan. Sebagai penulis, ketika tulisan atau artikel kita sudah dilihat dan kemudian dibaca oleh banyak orang, maka hal tersebut sudah merupakan suatu kebanggan dan kebahagiaan tersendiri, terlepas pembaca suka atau tidak suka. Meski kita mengeluarkan biaya pulsa atau kouto untuk biaya online internet, tetapi rasa kebanggaan dan kebahagian atas kemampuan kita menulis dan mengirim ke blog IGI rasanya sudah terbayar lunas. Kebahagiaan itu tidak dapat diukur dan dinilai dengan uang atau materi samata