Website Resmi UPTD SMPN 1 BAJUIN

Desa Tanjung Blok IIIA - Bajuin - Tanah Laut - Kalimantan Selatan

"Berilmu, Berakhlak Mulia, Berwawasan Lingkungan, dan Terampil Berlandaskan Iman & Takwa"

KEPALA SEKOLAH MENGIKUTI SOSIALISASI KAWASAN TANPA ROKOK (KTR)

Jum'at, 03 Agustus 2018 ~ Oleh Admin ~ Dilihat 945 Kali

Menindaklanjuti surat undangan dari Kepala PUSKESMAS Tanjung Hambulu, maka pada Kamis, 2 Agustus 2018,  Kepala Sekolah SMPN 4 Pelaihari menghadiri kegiatan Sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok atau KTR,  yang bertempat di aula PUSKESMAS Tanjung Hambulu, sekitar 3 km dari SMPN 4 Pelaihari. Pukul 08.45 WIT penulis berangkat menuju tempat kegiatan, dan sampai di tempat tujuan sekitar pukul 09.00 WIT. 

Sekitar pukul 09.30 WIT, mulai berdatangan petugas, narasumber, peserta yang lainnya. Ternyata pada kegiatan Sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok atau KTR ini pesertanya dari beberapa kepala sekolah yang berada dalam lingkup kerja PUSKESMAS Tanjung Hambulu, baik SD maupun SMP, serta juga dari tokoh masyarakat desa Tanjung dan sekitarnya. Sementara itu, narasumber yang akan memberikan sosialisasi dari pejabat Dinas Kesehatan Tanah Laut.

Kegiatan dimulai dengan penyuluhan penyalahgunaan NARKOBA dari Kantor BNN Kabupaten Tanah Laut, yang memaparkan tentang apa dan bagaimana NARKOBA, dan dampak penyalahgunaannya. Selesai paparan materi penyuluhan, dilanjutkan dengan dialog atau tanya jawab dengan peserta terkait dengan NARKOBA dan sejenisnya. Ada beberapa peserta yang bertanya dengan narasumber terkait dengan materi yang disampaikan. Paparan tentang NARKOBA ini sekitar 45 menit saja.

Selanjutnya, paparan Sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok atau KTR yag disampaikan oleh dr. Ari Purnawan dari Dinas Kesehatan Tanah Laut. Dalam paparannya antara lain menyampaikan tentang apa yang dimaksud dengan Kawasan Tanpa Rokok atau KTR, yaitu  mencakup pengertian kawasan tidak ada orang merokok, tanpa asap rokok, tidak ditemukan puntung rokok, tidak ditemukan sarana untuk merokok, tidak ada penjualan rokok, tidak ada iklan rokok, tidak ada promosi/ sponsor rokok, dan terdapat tanda larangan merokok.

Paparan tentang Kawasan Tanpa Rokok atau KTR ini cukup panjang lebar disampaikan oleh narasumber, seperti  mengenai kandungan racun yang ada dalam rokok tersebut; perokok aktif dan pasif; pertumbuhan perokok pemula yang sangat tinggi; dan bagaimana peran kepala sekolah dalam mewujudkan Kawasan Tanpa Rokok atau KTR di sekolahnya. Narasumber berharap agar kepala sekolah dapat menyampaikan kepada siswa, guru, tenaga kependidikan, dan orangtua siswa  di sekolah untuk mendukung program Kawasan Tanpa Rokok atau  tersebut.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut, juga diberikan waktu dan kesempatan kepada peserta untuk bertanya atau menyampaikan saran dan masukannya terkait dengan upaya mewujudkan Kawasan Tanpa Rokok atau KTR di lingkungan sekolah, khususnya dalam upaya penurunan pertumbuhan perokok pemula yang relatif sangat tinggi. Beberapa peserta  memanfaatkan kesempatan tersebut, dan narasumber menanggapinya dengan baik pertanyaan, saran, dan masukan peserta.

Sebelum acara berakhir, peserta dari sekolah mendapatkan brosur dan stiker yang berkaitan dengan kampanye Kawasan Tanpa Rokok atau KTR, dan nantinya dalam beberapa minggu ke depan dijanjikan akan mendapatkan spanduk yang berkaitan dengan kampanye Kawasan Tanpa Rokok atau KTR untuk lebih menggemakan kampanye tersebut. Kegiatan berakhir sekitar pukul 13.15 WIT dengan diakhiri pembacaan doa.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

    Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Alhamdulilahi rabbil alamin, puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT. Tuhan Yang Maha Esa,…

Selengkapnya

JAJAK PENDAPAT

Bagaimana menurut anda pelayanan di UPTD SMP Negeri 1 Bajuin?

LIHAT HASIL

Statistik Pengunjung